I scored one last night

Gw sengaja main become a legend dengan posisi Defensive Midfielder supaya bisa punya image training bagaimana melakukan defend dan marking terhadap pemain lawan. Bagaimana mengatasi pergerakan pemain yang off the ball dan begitu pula dengan mempelajari positioning off the ball. Seorang DM tidak terlalu penting untuk memiliki atribut dribbling, speed, dan shot. Pekerjaannya hanyalah sit deep, defend, distributing ball, dan tackling. Mungkin istilahnya tukang sapu jagad. Dialah Rigerio sang pemain DMF asal Kolombia yang gw buat. Punya strength, postur tubuh, dan stamina yang bagus namun lemah dari sisi teknikal.

Itulah yang gw terapkan pada permainan futsal malam kemarin. Gw lebih banyak sit deep di sisi kiri lapangan. Mencover lost ball. Memotong alur serangan lawan. dan sesekali membantu serangan. Well, kata-kata di post ini memang terlalu indah untuk menjelaskan permainan tadi malam. Biasa di lebay-lebay kan. So jangan mikir overexpectation.

Nggak seperti main dengan teman seangkatan atau teman lainnya, main futsal bareng orang kantor tuh benar-benar menegangkan. Kalau teman seangkatan beberapa ada yang memang jago dari sisi gocek dan speed serta stamina. Kalau orang kantor tuh walaupun umurnya rata-rata 30-40 tapi kemampuannya luar biasa.

Contohnya Pak Anto yang dribbling skillnya luar biasa, control ball, shot, postur tubuh yang tinggi dan kemampuan memimpin di lapangan. Beberapa kali gw dimarahin karena marking kurang ketat. Hehe, bagus sih diajarin cara defend. Ada lagi Pak Daniel yang gocekannya mantap. Beberapa bapak lainnya juga luar biasa. Selain rekan kantor ada juga tenaga lepas harian yang pastinya jago karena masih muda dan nampaknya sering main futsal.

Yang paling mencolok main dengan orang kantor adalah strength bodynya. Badannya gede-gede. Tapi nggak mengurangi kelincahan, dribble, shoot, dan passingnya. Berasa main di planet asing. Walaupun gw “dianugerahi” badan yang besar lol, tapi gw kalah dari sisi teknik. Beberapa kali gw mampu menahan dorongan rekan-rekan kantor, tapi body balance gw yang lemah membuat gw gampang kecurian bola. 

Ada gunanya juga main Rigerio di PES. Gw belajar tentang positioning, yang berujung pada gw membuat satu key pass dan satu gol indah yang sedikit spekulasi. Satu kelemahan gw paling mencolok adalah stamina. Sudah lari hampir setiap hari rupanya stamina masih ngedrop padalah baru main 2 game. Berbeda dengan main di tempat lain, dimana transisi antara attack dan defendnya relatif lambat, main futsal sama orang kantor ini transisinya cepat banget. Nggak ada waktu buat istirahat.

Untuk urusan teknik gw pede bahwa itu bukan menjadi masalah (walupun nantinya passing, shot, dll) ketika stamina gw udah mencapai level kuda.

Stamina. Run for more kilos!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s