Edisi Perut : Ideal Sport Plan

Setelah beberapa kali merencanakan kegiatan olahraga untuk menguruskan perut, pada akhirnya nemu juga rencana terbaik buat mengendalikan bandwidth perut.

The plan is : Jogging around at least 15 minutes every day

Semua berawal dari bina mental sekitar bulan Januari. Di tempat itu urang ditempa setiap hari selama tiga minggu untuk jogging setengah jam setiap pagi. Hasilnya? Nggak ada six pack emang.. tapi durability mamen!

Gw memutuskan untuk melanjutkan budaya bina mental itu sampai sekarang. Selama ada waktu setiap pagi sebelum berangkat ke kantor gw lari pagi jam setengah 6 mengelilingi seputar area rumah. Memang kadang-kadang nggak kesampaian karena ngantuk banget, habis begadang nonton liga Champion, sakit, atau karena lagi mager. Tapi dengan kegigihan jogging pun relatif selalu dilaksanakan.

Benefit lainnya dari jogging setiap hari adalah sebagai berikut :

  • Lebih fit, nggak gampang ngantuk
  • Nggak gampang sakit
  • Ketahanan stamina terjaga

Untuk urusan stamina sudah dibuktikan dengan :

  • Nggak kecapaian waktu main badminton 4 match berturutan
  • Futsal setengah jam tanpa nafas berat
  • Renang 1 km dalam waktu 1 jam

Satu hal lagi yang gw pelajari dari semua kegiatan yang gw lakukan adalah pentingnya mengatur ritme.  Kenapa itu penting. Perlu sekali kita menjaga ritme dalam segala aktivitas kita. Saya menyebutnya dengan istilah manajemen emosi.

Contohnya saja waktu berenang. Kita terkadang emosi untuk buru-buru meraih jarak 50m dalam waktu sesingkat-singkatnya, padahal kemampuan kita memang belum sehebat itu. Hasil tak diraih, capek pun didapat. Belajar dari momen itu saya coba berenang lebih simpel, hasilnya gaya dada sekitar 800m diraih dalam waktu yang sangat cepat.

Mengatur ritme ini bisa diterapkan juga dalam segala aktivitas diri : Bangun pagi, olahraga, merapikan kamar, dan hal-hal kecil lainnya. Semua itu lambat laun akan mengubah mindset kita untuk lebih disiplin lagi.

#ChangeForBetterYou

4 pemikiran pada “Edisi Perut : Ideal Sport Plan

    • jangan panik, atur ritme, jangan lupa peregangan tangan dan kaki..
      orang meninggal aja bisa mengapung.. *analogi yg serem*
      my point is don’t panic

      take a breath from mouth, release it with mouth too (try not to drink any water)
      pakai nafas perut kalo kata orang mah

      dan terakhir kalo kata nike
      Just do it!

    • Gue juga jadi takut renang gara gara pernah hampir tenggelem -___- hahahah. Eh ini emang bener jogging bisa mengurangi rasa kantuk? asa pengen dicobaaa

  1. 1-3 kali habis lari biasanya efeknya justru ngantuk karena kecapean.

    Tapi begitu lo udah memasuki fase “terbiasa” jogging, lo akan merasa jauh lebih fit, dan itu fase dimana lo nggak gampang ngantuk, dan lebih bugar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s