[Backpack] Gunung Gede Execution << People Edition

Sudah lupa mau ceritain dari mana. Ini adalah postingan dokumentasi backpack hiking ke gunung Gede tanggal 2-3 Juni kemarin. Kalau mau melihat hasil foto-foto Kawah Gede atau kawasan hutan dari arah Gunung Putri lihat post berikut.

Setelah persiapan fisik latihan lari selama dua minggu, sudah saatnya kita berangkat. Awalnya tim hikingnya sebanyak 8 orang terdiri dari beberapa anak comlabs, plus gw dan Kamal. Tapi alhasil pada hari H keberangkatan yang bisa ikutan berangkat cuma berempat. Gw Kamal Dhito dan Kang Ady.

How to pack your backpack?

Ini mungkin langkah pertama. Malamnya kami ke almen tempat peminjaman barang-barang backpack berupa tenda, backpack (gw sama kamal minjem di sini), senter, parafin, sleeping bag, ponco, dan matras. Ini kira-kira barang yang bisa disewa di alment (nah lo kenapa jadi promosi gini)

Click for larger view

Jadi kalau ditotal barang apa aja sih yang dibawa? Let’s assume it’s 2 day trip hiking yes?

List bawaan ke Gunung Gede

Coklat silverqueen/togo sebenarnya cuma pengganti dari powerpack aja. Kalau kalian punya coklat murni yang mudah dikonsumsi saya lebih prefer bawa itu.

Catatan lagi yang salah dari kami adalah kita menggunakan sandal gunung. Semestinya kita memakan sepatu gunung. *Notabene tidak ada satupun dari kami yang penah hiking sebelumnya*

Bagaimana cara mengepack backpack kalian? ini adalah contoh yang salah :

Contoh pengepakan backpack yang salah

Setelah diberikan pencerahan oleh kamal, kira-kira seperti ini adalah hasil yang benar (cek gambar[1] di bawah, ada tas tegak warna hitam tidak seperti sebelumnya yang sama sekali gak memiliki shape).

Ah, mari kita buat tutorial how to pack your backpack, kira-kira seperti ini :

Matras dipakai sebagai pengganti rangka ransel, notabene tas gw gak ada rangkanya. kemudian secara berturutan kita masukkan sleeping bag(2), food(3), clothes (4), juga air minum (3) di pinggir. Di bagian atas ransel dapat dimasukkan perlengkapan yang mudah diakses seperti obat + powerpack

Perizinan Hiking Kawah Gede

Ada yang tricky ternyata dari perizinan ke Kawah Gede ini. Kita diharuskan melakukan perizinan ke office taman nasional Gede Pangrango di daerah Cibodas (Pintu masuk resmi ke taman nasional gede pangrango) di daerah Cipanas, Puncak. Perizinannya dapat melalui telepon ataupun datang langsung. Kang Ady ternyata via motor langsung ke sana.

Di sana kita diminta foto kopi kartu jati diri (KTP) anggota tim, lalu diminta persyaratan yang mewajibkan minimal salah satu anggota tim hiking memiliki semacam sertifikasi hiking atau punya pendidikan pelatihan naik gunung jika tidak kami diwajibkan menyewa guide. Gw baru tahu fakta ini seusai turun dari gunung Gede bahwa kang Ady nggak memiliki semacam pelatihan tersebut (haha… tapi menganggap sudah pernah punya pelatihan naik gunung baca-baca dari google.. yep, pelatihan dari google.. nggak ditanya juga sih punya sertifikat itu atau nggak) Well, buat kalian yang nekat dan pede naik gunung, bilang saja punya pelatihan walaupun tidak punya, yeah, pelatihan dari google.

Di sana kita diberikan semacam map pendakian yang nantinya kami ketahui cukup akurat.

Map Pendakian Taman Nasional Gede Pangrango (Click for larger view)

Kalau diperhatikan peta di atas. Taman nasional ini terdiri dari dua buah kawah (dan gunung tentunya) yaitu Gede dan Pangrango. TN ini memiliki tiga pintu masuk resmi, yakni via Cibodas (Jalur atas tengah), via Gunung Putri (Jalur atas kanan), dan via Salabintana (Jalur bawah). Bagaimana gw bisa mendeskripsikan ketiga jalur ini? Mau lewat jalan yang sangat menyiksa tapi sebentar (via Gunung putri), lewat jalan yang agak menyiksa tapi cukup lama (via cibodas), atau mau lewat jalan yang berdarah-darah alias banyak lintahnya (via Salabintana)? Your Choice.

Kalau lihat peta di atas, rencananya kita akan melewati jalur berikut (perhatikan juga waktunya sesuai panah):

  • Pintu masuk Gunung Putri (Jalur atas kanan)
  • Pusat Informasi (50 min)
  • Legok Leunca (10 min)
  • Shelter III (80 min)
  • Shelter V (80 min)
  • Alun-alun surya kencana timur – Padang rumput perdu (35 min)
  • Alun-alun surya kencana barat – Padang rumput perdu(25 min)
  • Camping di Alun-alun semalam
  • Kawah Gede (20 min)
  • Foto-foto di kawah Gede
  • Kandang Badak – pertigaan cibodas-Kawah Gede-Kawah Pangrango(80 min)
  • Kandang Batu (40 min)
  • Air Panas (10 min)
  • Panyangcangan (110 min)
  • Pertigaan ke air terjun Cibeureum
  • Rawa Gayonggong -> Telaga Biru -> Bumi Perkemahan Bobojong -> Pintu Masuk Cibodas (60 min, jalur atas tengah)

Di tempat yang di bold kami berhenti untuk keperluan tertentu.

Pesan Penting Kepada Para Hikers

  • Buanglah sampah pada tempatnya. Persiapkan Trashbag. Beberapa hiker yang kami jumpai banyak yang membuang sampah sembarangan. Kami mencoba menjadi hiker yang cinta lingkungan. Sampah jelas akan menumpuk usai camping. Gw kebagian tugas untuk membawa trashbag beserta sampah-sampah selama camping malam itu ketika turun gunung. Sampah bisa dibuang di post jaga di tempat pulang.
  • Gunakan sepatu! Untunglah kami menggunakan jalur Gn. Putri (naik) dan Cibodas (turun), karena tiga orang dari kami menggunakan sandal gunung saja. Seandainya kami harus melalui jalur Salabintana (Sukabumi) kaki kami pasti akan penuh dengan lintah/pacet. Debut hiking kami, malah pakai sandal gunung, untungnya kami nggak kenapa-kenapa.
  • Sedikit tips tentang manajemen packing. Beberapa peralatan hiking yang digunakan bersama ada baiknya jika dilakukan bagi tugas (seperti tenda, peralatan makan, dan lain-lain). Tenda jangan seperti kami, ditenteng sendiri. Kalau bisa dimasukkan ke dalam backpack, atau setidaknya dibagi ke beberapa backpack. Perlengkapan makan juga bisa dimasukkan ke dalam satu backpack saja. Manajemen beban backpack juga bisa diatur. Dalam kasus kami, semua orang hampir membawa konten yg sama. Kalau ada perempuan misalnya, beban hiker-wati ini bisa dibantu oleh pria.
  • Nggak usah malu untuk beristirahat. Setiap orang bisa aja capek. Saling menjaga satu sama lain.

Time to Hike

Hiking Geographical Illustration, kalau dari arah cibodas ada tanjakan/turunan setan yang sangat curam, sebenarnya jalur gunung putri semuanya seperti itu -____-

Sabtu, 2 Juni 2012

  • 4.00 – Last Preparation have a meal
  • 5.00 – Shalat Shubuh
  • 5.30 – Jalan ke Dago Naik angkot Dago Kalapa
  • 5.50 – Sampai di Kalapa pindah ke Angkot Kalapa Leuwipanjang
  • 6.10 – Sampai di Leuwipanjang naik bus Leuwipanjang – Ciawi (Bogor)
  • 7.00 – Bus berangkat dari Leuwipanjang
  • around 9.30 – Bus tiba di daerah Cipanas
  • around 10.10 – Sewa angkot [1] hingga pintu masuk Gunung Putri makan siang dulu di sini [2]
  • around 11.00 – ke pintu informasi, pengecekan perlengkapan
  • up to 17.00 – Hiking like hell [3][4][5][6][7][8], istirahat beberapa kali, kita menyalip sampai dengan 6 rombongan hiking like a cool guy. PS. Kalau sempat foto itu artinya gw lagi butuh istirahat. lol.
  • 17.10 – Kita tiba di alun-alun Surya Kencana [9], sebuah padang rumput perdu yang luas, konon katanya di tempat ini ada bunga edelweiss tapi gw terlalu capek dan waktu sudah terlalu sore untuk mencari bunga langka itu… Tempat camping kita di surya kencana timur, tepat di kaki jalan menuju kawah Gede.
  • up to 18.00 – Shalat jamak, ambil air dari mata air, pasang tenda [10], persiapan makan malam
  • up to 20.30 – Shalat jamak magrib-isya, main, makan malam[11][12], atur jaga tidur
  • 20.30 – 00.00 – Dhito kang ady tidur, gw kamal jaga tenda

# Minggu, 3 Juni 2012

  • 00.00 – 03.30 – Giliran gw kamal tidur, dhito kang ady jaga tenda.
  • up to 05.00 – makan pagi, shalat Shubuh, bongkar tenda, pack backpack lagi, persiapan ke kawah Gede
  • 06.00 – sedikit berpencar, tiba di kawah Gede
  • up to 7.00 – minum bandrek, foto-foto di kawah Gede [13][14], istirahat
  • 9.00 – tiba di air panas. Seriously DAMN* HOT!! and we had to step in there. Not a hot spring well, but a hot steam up stream out from no where. I am pretty sure, we can boil egg there. [15]
  • around 10.40 – tiba di pertigaan air terjun [16]. dhito kang ady mampir dulu ke sana. Gw sudah tepar istirahat di pertigaan. tungguin mereka sampai around 11.00
  • 12.00 – tiba di pintu masuk cipanas.
  • up to 13.30 – Pengecekan akhir di buper bobojong, buang sampah kemping, shalat, makan siang, persiapan pulang ke Bandung
  • up to 14.30 or more – nungguin bus ke leuwi panjang tapi ternyata jalur puncak ke arah bandung  ditutup DAMN! kita akhirnya memutuskan naik angkot ke Cianjur
  • around 15.30 – Tiba di Cianjur, pindah ke Bus apapun yang ke Leuwipanjang, niatnya naik bus AC MGI tapi apadaya kita naik bus apapun
  • around 18.30 – Tiba di Leuwipanjang, etc, etc

[1] Sewa angkot dari jalan raya cipanas ke pintu masuk gunung putri

[2] Makan siang dulu sebelum mulai backpack

[3] Awal pendakian, masih berasa nuansa perkebunan tehnya

[4] masih awal pendakian, gw masih pakai jaket dan celana jeans, baru sebentar udah berat dan capek banget, still 5-8 hours to go mamen…

[5] Kembali istirahat, khusus di foto ini gw melanggar aturan foto rule of third, seperti yang pernah gw ceritain di post sebelumnya. Di foto ini gw justru memainkan aturan framing memanfaatkan akar pohon yang menjalar untuk memberikan fokus pada kedua orang temen gw dan depth yang kebetulan diperoleh karena kondisi geografis tempat istirahat waktu itu. Oke juga komposisi seperti ini

[6] Shelter 1, ketemu dengan rombongan hiker pertama di depan kami. Gw hampir tepar saat itu, tapi mengetahui kami bisa mengejar rombongan hiker pertama, gw jadi semangat lagi. Di sini gw sudah melepas jaket dan jeans karena terlalu berat. Cold didn’t matter rather than tiredness at that time. FYI, akhirnya di akhir pendakian Sabtu kami berhasil menyalip 6 rombongan pendaki. HOHOHOHO!!!

[7] Our small team that beat 6 hiker packs :p PS, besok paginya kita (gw) disalip 8 rombongan, waktu pendakian akhir ke kawah Gede dari tempat camping.

[8] Hampir tiba di Buntut Lutung, hm.. entah itu shelter no berapa

[9] Tiba di alun-alun Surya Kencana Barat, kita harus jalan sekitar 35 menit untuk tiba di tempat camping AASK Timur.

[10] Setelah pasang tenda

[11] Tanak nasi, masak mie, rebus telur (failed)

[12] Nasi Goreng Mawut pakai Sarden ala Gunung Gede

[13] Kawah Gede (Gunung Gede), Gunung Pangrango, Gunung Salak

[14] Mulai turun gunung dari puncak Kawah Gede (2958 m)

[15] Di perjalanan turun gunung menuju pintu Cibodas (Kalau kalian naik dari cibodas, kalian akan melalui jalur ini juga), kami harus menyebrangi hot stream. Perhatikan aja uap yang ada di foto ini, pheew.. Air panas keluar dari lereng bukit di sisi kanan foto ini, sementara di sisi kiri foto ini air  terjun mini tempat jatuhnya air panas yang keluar. DAMN! Watchout your step!! [LITERALLY HOT]

[16] Istirahat di pertigaan air terjun cibeureum

3 pemikiran pada “[Backpack] Gunung Gede Execution << People Edition

  1. kece abisss bro ceritanya, ngalahin habibie ainun hahaha oh iya gw mau naik jg nih tgl 3 january 2013 bsk sm temen2 gw 10 orang and no guide, menurut lo pake guide local sana gak? apa modal tengil aja jalan sndiri?
    kirim ke email gw bro yapp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s