E-KTP

Minggu lalu RT di rumah akhirnya kebagian jatah melakukan pendataan E-KTP. Jangan khawatir soal biaya karena semuanya gratis.

Apa aja yang dilakukan ketika pendataan E-KTP di daerah kalian?

  • Tanda tangan konfirmasi kita orang yang dipanggil (secara elektronik, cek di monitor udah bener atau nggak ya)
  • Foto untuk pas foto (pakai SLR bok. Tiap kelurahan nampaknya dikasih 4-5 buah SLR Canon EOS650D! Makjaang mau satu dong! Bodornya tukang fotonya aka orang RT/kelurahan udah di kasih kamera canggih tetep aja fotonya ngaco gak ada bedanya foto pakai kamera hape)
  • Ambil sidik jari 4 jari tangan kanan sekaligus, 4 jari tangan kiri sekaligus, jempol kanan, jempol kiri. Lalu dilakukan pengulangan kalau ada data sidik jari yang kurang jelas.
  • Ambil data iris mata pakai alat semacam teropong (lihatnya ke depan ya, jangan trolling petugasnya dengan muter-muterin bola mata, lol).
  • Tanda tangan terakhir untuk … entah konfirmasi kalau udah melakukan semua persyaratan?
  • Kalau di RT gw pendataan harus dilakukan per KK (Kartu Keluarga), jadi nggak boleh misalnya di KK ada 12 orang nyicil dulu 1 orang. Harus sekaligus semuanya.

Apaan sih E-KTP?

ADALAH proyeknya dosen gw hahaha. Just kidding. Eh tapi beneran proyeknya salah satu dosen gw yang kalau ngasih nilai suka ajaib. Oke kita kembali serius, E-KTP adalah elektronik KTP. Nantinya semua data kependudukan akan terdata di suatu tempat terpusat entah dimana yang nantinya data kita dapat diakses di seluruh pelosok daerah tanpa perlu lagi meragukan konsistensi datanya.

Muncul pertanyaan seberapa sukses E-KTP ini. Misal apa mungkin server kuat menampung data penduduk negara 5 besar terbanyak sedunia yang berusia 17 tahun ke atas? Apakah nggak takut datanya di hack orang? Apa benar terjamin konsistensi data, bagaimana kalau ada celah untuk membuat duplikasi E-KTP? Secanggih apapapun teknologinya jika SDM nya kurang memadai apakah mampu masyarakat kita menggunakannya? Bagaimana transformasi sistem pendukungnya, kalau dulu instansi yang membutuhkan data KTP cukup membaca kartunya (dan meminta kopian KTP nya) sekarang mungkin diperlukan reader E-KTP di setiap instansi?

Ada beberapa concern terkait E-KTP dari gw :

  1. Kalau ada yang bertanya kenapa kita harus melakukan pendataan di daerah kita, padahal E-KTP nantinya bisa berlaku dimana saja di Indonesia tidak hanya terbatas harus di RT kita, tetapi mengapa pendataan wajib dilakukan di RT masing-masing? Menurut gw wajar karena untuk menghindari usaha nakal orang yang ingin melakukan duplikasi identitas pendataan dengan konfirmasi RT masing-masing perlu dilakukan.
  2. Apakah E-KTP berlaku seumur hidup? HARUS DAN WAJIB!!! Alhamdulillah akhirnya berkurang juga satu uang setoran kita ke instansi pemerintah. Kita nggak usah lagi bayar untuk buat KTP tiap 5 tahun.
  3. Kepolisian dengan konyolnya punya sistem INAFIS yakni pendataan sidik jari yang menyimpan data record kriminalitas setiap penduduk. Gw tahu baru-baru ini. Untuk membuatnya dikenakan biaya sekitar 65,000 rupiah. Terkait data sidik jari gw rasa sangat redundan untuk ada sistem INAFIS terutama DATA nya. Gw setuju aja jika kepolisian punya sistem sendiri yang mengolah data sidik jari lalu dikombinasikan dengan data kriminal warga negaranya. Seharusnya INAFIS menggunakan DATA YANG SAMA dengan E-KTP bukan DATA YANG BERBEDA. Dari sudut pandang IT, data yang redundan tidaklah baik secara cost maupun konsistensi data. Syukurlah ada wacana dari pihak-pihak yang bertanggung jawab bahwa data INAFIS akan diintegrasikan dengan E-KTP. Saran dari gue dibuat semacam repository data induk (E-KTP), kemudian terdapat sub-sub sistem di bawahnya yang dapat mengakses data induk tersebut.

Sebenarnya gw agak beruntung karena pendataan tidak berlangsung terlalu lama. Oleh pihak RT diberi tahu bahwa jatah pendataan E-KTP gratis dilakukan entah itu hari Selasa atau Rabu. Berbeda nasib dengan gw, nenek dan temen gw punya jatah yang lebih aneh. Dibilangnya pendataan akan dilakukan mulai tanggal X. Tapi nggak jelas X + berapa harinya. Sudah hampir sebulan dan sampai sekarang belum dilakukan pendataan juga. Btw, status gw di E-KTP masih pelajar/mahasiswa loh hahaha baguslah siapa tahu bisa dapat potongan diskon travel?

Sudahkah kalian melakukan pendataan E-KTP? Share with me🙂

PS. Btw ini contoh prototype kartu E-KTP kita nantinya. Ditunjukin Bapak dosen si pemilik proyek waktu kuliah dulu.

10 pemikiran pada “E-KTP

  1. Kalo ga salah itu peralatannya bukan dikasih ke kelurahan2, tp digilir. CMIIW.

    Btw, udah lama dosen itu udah nggak ikutan proyek ini. Setidaknya begitu penjelasan beliau wkt aku ngambil kuliahnya terakhir kali, tahun lalu. CMIIW.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s