Sate

Hari ini sepulang dari tempat kerja nggak biasanya ngidam sate di daerah Cisitu. Dipesanlah seporsi sate plus kuah kari. Seorang anak kecil menyodorkan air minum ke gue. Usai menyelesaikan tugasnya dia kembali ke zona nyamannya di dekat tungku bakar. Mereka bertiga termasuk anak kecil tadi berbicara dengan bahasa entah Madura atau Tegal sementara gue menyantap sate yang udah di pesan.

Si anak kecil mengambil gadgetnya dan menarik antenanya. Waduh, gadgetnya canggih juga mereka. TV mini seukuran Handphone. Atau memang handphone yang bisa memutar siaran TV lokal.

Sesaat kemudian si anak kecil memutar siaran lokal, mungkin TVRI Bandung kali ya. Siaran pengajian. Sejurus kemudian si anak mengikuti lantunan lafadz Al-Qur’an yang dibawakan pembawa acara sambil mendayu-dayu. Damn. Pikir gue, anak kecil penjual sate santainya qari’ah. Rasanya tersentil juga melihat fenomena mini malam ini.

Sudahkah kita mengaji hari ini, atau paling nggak minggu ini, atau malah bulan ini?

2 pemikiran pada “Sate

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s