Budi Rahardjo vs Budi Raharjo

Beliau adalah salah satu dosen ITB yang gue kagumi. Beliau adalah panutan kenapa gue “sempet” ngepost tiap hari hampir satu tahun lamanya untuk mengisi waktu luang kalau lagi nggak skripsi. Ini adalah beberapa hal menarik tentang beliau (versi gue) :

  • Mungkin gue udah pernah cerita kalau Pak Budi adalah dosen yang telah mengajar dua generasi : bokap gue, dan gue sendiri. Dengan gaya mengajarnya yang unik dan asik rasanya boleh dibilang beliau juga jadi salah satu dosen favorit gue.
  • Pertama kalinya gue UTS online ya sama Pak Budi ini. Tapi, lapor pak, ujian online pakai moodle ada flaw nya, hehe mungkin bisa dicek konfigurasinya lain kali (well, anak-anak angkatan selanjutnya nggak menikmati momen ini sih, sorry guys). Sebelum kita submit jawaban kita bisa ngecek skor ujian, hahaha… pengalaman yang menarik. Hampir semua mahasiswa yang ikut ujian itu dapet nilai 100 untuk UTS itu.
  • Pertama kali juga UAS boleh milih mau ikut ujian tertulis atau bikin makalah. Wew, sayang gue gak bikin makalah padahal udah dijanjikan dapat auto A kalau bikin makalah, namun karena saat itu lagi banjir deadline tugas besar akhirnya gue pilih ujian tertulis.
  • Hey, nama Pak Budi pakai huruf “D”. Yeah, Will of “D” kalau kata one piece. Kalau kalian melihat buku seputar teknologi informasi dengan nama Budi Raharjo  itu bukan karangan beliau, demikian konfirmasi beliau saat kuliah dulu. Gue sempet tertipu juga saat membeli salah satu buku karangan bapak lainnya (dari penerbit-informatika kalau nggak salah). Mungkin itu sebabnya wordpress beliau diberi nama “rahard” ketimbang “rahar“. Yep, beda orang ternyata😀
  • Ini salah satu joke yang sering gue denger kalau seandainya seseorang punya doppelganger berarti mereka pantas menjadi orang besar (atau setidaknya mampu jadi presiden Amerika Serikat, presiden US selalu punya double! doublenya Obama kan dari menteng :p ). Gue ngelihat double Pak Budi di ITB juga. Mahasiswa S2 atau S3 yang sering kelihatan di sekitar labtek V (Benny Subianto). Jadi pantas kalau Pak Budi menjadi sosok terkemuka. Mungkin gue akan attach foto kembarannya Pak Budi kalau sempat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s