RIP Simoncelli

Setelah beberapa tahun belakangan kehausan akan kemenangan The Doctor Valentino Rossi akhirnya mulai terobati dengan kehadiran si rider unorthodox ugal-ugalan supersic Simoncelli. Naas bagi Simoncelli, pada balapan motoGP di sirkuit Sepang minggu lalu ia harus meninggalkan dunia ini terlebih dahulu akibat kecelakaan yang merenggut nyawanya.

Pada kecelakaan yang melibatkan Colin Edwards dan Valentino Rossi tersebut, tampak ketika motor supersic tergelincir, ia berbenturan Colin Edwards dan Valentino Rossi. Supersic terlihat tanpa helm usai terjatuh entah apa penyebabnya. Ada yang mengatakan bahwa supersic teledor tidak memasang helm tersebut, ada pula yang bilang tabrakannya terlalu keras hingga membuat tali helmnya putus. Mungkin saja jika helm tersebut tidak terlepas dari kepalanya ia masih bisa terselamatkan. Padahal ente adalah salah satu penerus jenius rider setelah Valentino Rossi.

Saya nggak mau banyak berkata-kata selain Rest in Peace, Simoncelli. Nobody knows what lies ahead.

Beberapa ucapan belasungkawa juga dilakukan oleh berbagai pihak termasuk atlit-atlit dari cabang olahraga lain. Seperti pada pertandingan Chelsea melawan Arsenal yang dimenangi oleh Arsenal 5-3 misalnya tampak pada bagian dada jersey kedua klub terpasang tanda merah hitam yang menyimbolkan simoncelli. Adapula pada pertandingan Barcelona melawan Sevilla yang melakukan mengheningkan cipta terlebih dahulu sebelum dimulainya pertandingan. Jelas kematian supersic merupakan salah satu kehilangan terbesar dunia motoGP.

We won’t forget you, supersic!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s