Dream about Saina Nehwal

Gak ngerti kenapa bisa mimpi ini. Mungkin pengaruh dari :

  • Job fair PCD minggu lalu
  • Danish BWF Super premiere minggu ini
  • Pertandingan ekhibisi antara tim pro liga vs UBV
  • Trip to Pulau Tidung, Kepulauan Seribu dua minggu lalu
  • Jobvaganza trans TV di lap CC ITB
  • Lutfi menjadi teman backpacker kita yang pertama dapet kerja (Real Job). Congratulation
  • Startup temen gue + inisiasi ide Nicky
  • The Walking Dead Season 2 Episode 1
  • Pengalaman Neo di AIESEC
  • Film pendek Validated
  • Rencana gw ngambil kelas conversation

***

#Dream 001

Suatu hari di daerah mal entah dimana, gue masuk ke salah satu kantor di deretan ruko. Di sana gue disambut sama seorang temen gue yang baru aja buat start up (punya Gumi+Gendis) yakni oleh si Gumi sendiri. Di sana gue di interview entah gak inget apa kontennya. Karena ini gw sadar mimpi, gw juga menyadari beberapa kejanggalan yang membuat mimpi ini aneh untuk menjadi mimpi (Masih berpikir di dalam mimpi ceritanya).

Flop No.1 Startup Gumi+Gendis tuh E-Commerce. Dan gue ngelamar jadi divisi IT entah fokus di bagian mananya. Startup dia di dunia nyata nggak berada di satu titik dimana dia membutuhkan tenaga IT, setahu gw.

Flop No.2 Startup mereka merupakan anak perusahaan Multi Polar. Seriously? Again what’s with E-Commerce and Software Developer?

Keluar dari kantor (kayanya karena jobnya gak sesuai bidang gw) tiba-tiba semua setting lokasi berubah menjadi some dead city. Gw kejer-kejeran sama zombie dan berharap nggak tergigit mereka. Karena satu gigitan dari mereka cukup untuk membuat gw menjadi the walkers. Tembak-tembakan sama para wakers, akhirnya gw terbangun.

#Dream 002

Suatu hari di pulau Tidung, gw, jiwo, dan lutfi sedang bersepeda di sana. Entah bagaimana caranya kita bersepeda sampai lapangan cc ITB. Di sana kita ngelihat banyak bule dan juga banyak stand job yang sudah dibuka. Sementara itu ada suatu acara di lapangannya. Gw gak terlalu menyimak apa yang terjadi di sana.

Tiba-tiba gw mendengar suara announcement dari lantai bawah. Entah ini ada dimana yang jelas suara dari bawah. Disana gw lihat Jiwo dengan mic memberikan pengumuman tertentu. Jiwo disini nampak sebagai seorang HRD dari perusahaan tertentu.

Jiwo : “Ada lowongan baru bagi kalian yang ingin menjadi tour guide Ms. Saina Nehwal” (Naha, saina nehwal coba, lagian ngapain pula Jiwo jadi announcer job? lol)

Spontan gw lari ke bawah untuk mengajukan diri sebagai tour guide. Gw ketemu langsung sama pebulutangkis asal India tersebut. Setelah menunggu beberapa applicant selesai wawancara, akhirnya sampai pada giliran gw. Di sana kita bisa ngobrol langsung dipandu sama salah seorang temen gw yang  menjadi agensinya Saina Nehwal.

Saina : … (berbisik kepada sang agensi)

Anon : She asked your name

Me :.. um.. www-isky. Rrrr..rizky, I mean (dengan aksen gw sedikit terbata-bata)

Saina : … (berbisik kepada sang agensi)

Anon : She asked you if you have the hublu card/license?

Me : hu-hublu? What’s hublu? (gelo.. ku naon eta hublu? hubungan luar?)

Saina : My previous tour guide had this license so that he can be trusted.

Me : I’m ass…urrr..ing you that.. umm..  I can be trusted Ms. Nehwal (Jawab gw kembali terbata-bata)

Dengan aksennya yang aneh dia menuliskan sesuatu di papan magnet.

Saina : why is he so shy to me? (tanya Saina ke sang agensi)

Gw yang menyimak percakapan mereka langsung ingin mengklarifikasi apa yang terjadi.

Me : No, no, mam, I’m not shy to anybody. I’m just a lil bit nervous to meet you. It’s my honour to be your tour guide. Besides I’m not good at English yet. Don’t worry I’ll have English conversation class soon.

Trus tiba-tiba ada dosen/instruktur masuk, dan tiba-tiba gw berada satu kelas sama Saina Nehwal (naha lagi ini tiba-tiba kita masuk kuliah). Damn it. Setelah itu gw bangun.

Setelah bangun, gw langsung teringat kata-kata dia usai mengalahkan three of the best four of Wang,  pebulutangkis asal China, selain Wang Yi Han yang akan dihadapinya di final.

Facing them (3 of 4 the best woman chinese shuttler) make me giving my best” -Saina Nehwal

In summary, maybe her visit in my dream has meaning that I should be brave to make hard decision, about job hunting especially. Yeah, Ms Saina, facing them (daring challenge) should make me giving my best, maybe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s