Mereka yang berjasa buat gw

Mereka adalah temen-temen gw yang berjasa membuat orang yang lemah ini punya banyak pengalaman berharga. Let’s skip my family because they are the master teaching of all things.

Fia Retnawati,

6 SD, berjasa membuat gw jago main suling. Yeah, di era itu gue jadi jago main suling. Entah apa kontribusi orang ini waktu itu tapi yang jelas gara-gara sosok orang ini gue jadi jago main suling. Jaman SD yang jago main suling dikit. Fia selanjutnya sering gw anggep sebagai rival di SMP. Long time not to see her.

Aditya Putranto,

2 SMP, gitar. Yeah, dia yang memperkenalkan gw kunci gitar dari A sampai G

Pandu Abdul Syakur,

4 SD, pertama kali naik angkot sendiri. Yep, sejak pindah dari Sumatra. Kombinasi Muatan Lokal Bahasa Sunda dan percakapan Gw-Elo-betawi di kota baru ini bikin gw bingung dulu. Dia yang memperkenalkan ane naik angkot perdana.

2 SMP, disertai niat gigih dan tekad bulat akhirnya gw bisa naik sepeda. Terdengar gila, baru bisa naik sepeda kelas 2 SMP. Kuncinya adalah menghilangkan rasa takut dan tenang. Oya satu lagi, kata orang bijak kalau mau bisa naik sepeda harus jatuh dulu. Begitu gw menjatuhkan diri dari sepeda, VOILA!! gw bisa naik sepeda sampai sekarang. Dua tahun berselang kelas 1 SMA gw langsung bisa naik motor

2 SMP, pencak silat. Juara 2/medali perak kelas J kejuaraan pencak silat sekota depok tahun 2002 atas nama perguruan Gending Semesta. Kalah sama kang Pandu ini di Final. Gile kena sapuan dan bantingan sampai 7 kali. Cerita bagian ini benar dan tidak direkayasa walaupun… never mind it. lol

URPA guys,

tahun pertama kuliah. Tujuan utama masuk unit renang di kampus ini cuma satu. Bisa ngapung dan berenang. Ada dua deh, dapet tiket renang gratis. Setelah punya trauma hampir mati tenggelam waktu balita di kolam depan rumah sedalam 2 meter, akhirnya bisa mengalahkan rasa takut berenang bersama teman-teman urpa. Maaf saya kabur setelah tahun kedua :gomen:

Nicky Irawan especially dan anak-anak voli lain pada umumnya,

tahun ketiga kuliah. Pada titik itu gw belom bisa main voli. Gw cuma dapat gambaran peraturan dan teori main voli waktu SMA. Senangnya pada masa itu anak-anak suka main voli. Sudah lama pengen main voli tapi gak punya komunitas untuk ikut latihan voli. Unit di kampus juga milih renang gara-gara itu prioritas utama, survival ability. Mulai dari gak bisa passing bawah, passing atas, serve apapun, dan cuma modal positioning sampai jadi lumayan bisa. Credit to  Nicky yang udah niat nemenin gw main voli walaupun cuma berdua tiap sabtu/minggu pagi di masa itu mulai dari latihan serve, pass-receive, sampai spike.

200,000 Badminton Club, especially bung d****

tahun keempat kuliah. Pada titik ini sebenarnya udah bisa main badminton walaupun tanpa skill. Sama seperti Voli, gw gak menemukan komunitas untuk menyalurkan hobi badminton. Unit badminton kampus juga bukan pilihan selain karena gemuknya unit itu, prioritas renang lebih utama dibandingkan skill olahraga lainnya. Bersama temen-temen gw di klub yang dirintis oleh gw, Kamal Mahmudi, M Dhito, dan Neo Enriko ini berangsur-angsur kita bisa bermain lebih gesit dan lebih oke.

Masih banyak skill lain yang sebenarnya ingin dicobain seperti tenis, golf, tenis meja, biliar, bowling, ice skating, paralayang, parkour, bungee jumping, skydiving, futsal, skate board, go kart, otomotif(modif), panahan, polo air, menyelam, sketching, buat novel, dan lain-lain. Tapi semua keinginan ini terbentur oleh banyak hal mulai dari waktu, prioritas kegiatan, watjana, sadar diri, uang, uang, dan uang.

Tenis adalah contoh aktivitas yang terbentur karena WACANA. Niatnya sih mau bikin klub tandingan bulu tangkis tapi apa daya kekuatan OMDO lebih kuat dari apa yang gw bayangkan. Golf adalah contoh aktivitas yang terbentur uang uang dan uang, pernah ditraktir sekali di golf course tanpa ada kelanjutannya. Parkour adalah contoh aktivitas yang terbentur karena sadar diri gw gak mampu melakukannya. Tiga bulan join ke komunitas parkour ITB lalu setelah luka disana-sini akhirnya gw berhenti. Alhamdulillah gak merasakan patah kaki gara-gara parkour. Dan beberapa aktivitas lainnya belum sempat dilakukan karena terbentur oleh waktu.

At least I have list those fun things. Maybe in the future I can do all of those hillarious activities!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s