Thank you, Alfred Riedl

Pecat Wim, rehire Alfred Riedl!

Sorry Alfred Riedl, setelah apa yang Anda lakukan pada tim nasional kami, kami justru mendepak Anda. Menurut saya pengurus PSSI yang baru cuma mementingkan ego karena nggak mau memakai “bekas” nurdin. Saya rasa sebelum Indonesia terlepas dari sistem korupsi yang sudah mengakar dari jajaran atas sistem sampai bawah teratasi, negeri ini tidak akan maju. Mungkin jika beberapa puluh tahun silam Soeharto sadar bahwa ia secara tidak sengaja membangun sistem negara yang korup, dan ia mau merngubah kebiasaannya nilep duit negara, mungkin negara ini akan selamat dari sistem yang sulit untuk diperbaiki saat ini.

Thanks you Alfred sudah sempat mengubah timnas menjadi tim yang atraktif dan menarik. Saya tidak pernah menyangka bahwa tim nasional bisa bermain seperti itu; tika tiki bola ala sepakbola modern-barcelona, dan bisa menguasai pertandingan. Pemain juga menyatu layaknya tim orkestra musik, begitu harmonis. Selain itu pemain juga disiplin tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Boleh dibilang hanya kurang dari dua kartu kuning di setiap match. Satu yang kurang dari Anda mungkin sangat strict tidak mengkompensasi Boaz yang sering mangkir. Saya ingin berterima kasih kepada Anda, pak pelatih.

Hope you return to us, T for thank you Riedl. F word for you Wim and Johar!

3 pemikiran pada “Thank you, Alfred Riedl

  1. Soal kasus boaz, kataku itu perlu buat jaga wibawa pelatih sih.Jadi inget episode one piece, waktu luffy yang sebagai kapten akhirnya memutuskan untuk mendepak usopp dari krunya, si zorro bilang (kalo gak salah gini “jadi kapten memang berat, tapi kalo kamu tidak bisa mengambil keputusan itu, kepada siapa lagi kami bergantung”. Kalo ada toleransi soal mangkir, ntar yang lain ikut-ikut.

  2. kalo menurut gw, dua kali boaz dicoret dari timnas waktu itu udah tepat, dan tingkat kedisiplinan timnas udah tinggi banget, jadi gak ada yang berani main-main. Dan gw pikir kalo seandainya WC qualifier masih dilatih alfred Riedl, boaz pasti gak macem-macem lagi deh.

    ckckc, one piece emang ada banyak lesson learnednya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s