Decent, Plausible deniability, and C’est L’avie

Kembali ingin membahas beberapa term yang sering beredar. Kali ini term yang ingin dibahas adalah judul di atas.

C’est la vie, bagi penggemar laruku mungkin pernah mendengar satu judul lagu ini atau yang sering mendengar ungkapan-ungkapan french juga pernah mendengar ungkapan ini. C’est la vie berarti “it’s just the way things are” atau bisa disamakan dengan ungkapan “Oh, shit happens”.

Term kedua yang ingin dibahas adalah plausible deniability. Haha, kebanyakan nonton TV Show barat bertemakan penipuan kali ya. Yep, istilah ini memang berkaitan erat dengan kebenaran (truth). Istilah ini berarti penyangkalan (deny) yang masuk akal (plausible). Agak susah memaparkannya tanpa melihat contohnya langsung. Term ini secara nyata dapat memang benar-benar terjadi atau akal-akalan dari pihak yang melakukan penyangkalan yang disebabkan karena power yang dimiliki olehnya. Penyangkalan dapat dilakukan karena tidak ada bukti yang cukup kuat untuk meruntuhkan argumen si penyangkal. Believe it or not, you should watch some shows to understand this or just googles ::mrgreen::

Term ketiga, decent. Tidak ada yang aneh dengan term ini secara harfiah. Artinya baik, lumayan, cukup. Ketika seseorang mengatakan, “he’s decent”. Itu berarti hal yang berkonotasi positif. Dia orang yang lumayan, dia orang yang baik. Tapi entah kenapa dalam opini saya term “decent” berkonotasi negatif. Pertama kali saya mendengar istilah ini (dalam game FM) saya pikir itu adalah sesuatu yang buruk, seperti “kurang”, “biasa saja”, dan lain-lain. Argumen saya ini rupanya terbantahkan. Karena sepanjang orang mengatakan term itu, decent selalu bermakna positif. Pujian, ungkapan baik, dan lain-lain. Ini satu-satunya term yang memiliki image buruk di kepala saya. Bandingkan dengan term GOOD, GREAT, EXTRAORDINARY yang terdengar luar biasa keren berbanding lurus dengan kesan positifnya. Mungkin image buruk pada kata “DECENT” di kepala saya adalah berkat partikel “DE-” yang biasanya melekat pada kata sesuatu yang negatif. Such as : DECEASE, DESTROY, DELINQUENT, DECREASE, et cetera et cetera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s