Barca v Madrid

Kalau bicara ini hampir sama dengan bicara Barca v Mourinho. Duel keduanya sudah menjadi epic dalam beberapa tahun terakhir. Khusus musim lalu epic duel mereka berakhir dengan kemenangan Barca. Sebagai salah seorang madridista saya mengakui keunggulan barcelona.

Ada beberapa hal yang ingin saya soroti mengenai duel mereka.

Hal pertama yang ingin saya soroti adalah kecenderungan wasit untuk memberikan hadiah pelanggaran untuk Barcelona. Bukannya karena saya fans madrid saja, tapi lawan tim-tim lain juga saya merasa seperti itu. Disenggol dikit wasit bunyi, dan seterusnya. Adapula kekuatan mistis barca yang menurut saya cenderung mampu mempengaruhi hasil keputusan wasit. Agak stress sebenarnya melihat ability barca yang ini, terlepas saya kagum atas permainan cantik barcelona.

Hal kedua adalah kritik Barca dan orang-orang atas taktik yang Mourinho gunakan dalam meladeni permainan one touch mereka yang hampir invincible. Mereka melontarkan beberapa pernyataan kontradiktif yang membuat saya agak kesal. Di satu pihak mereka tidak keberatan dengan taktik bertahan Mourinho, dengan dalih karena pelatih berhak memberikan strategi bagi timnya masing-masing. Di pihak lain mereka mengolok-olok cara bermain bertahan Mourinho.

Saya rasa kalau mau adu argumen saya juga bisa mengatakan bahwa permainan Barcelona pada level tertentu sangat membosankan. Terlepas dengan umpan-umpan cantik hingga ratusan juta kali dari kaki-ke-kaki, umpan terobosan, gocekan-gocekan, tapi secara overall strategi possesion ball Barcelona juga mematikan keindahan bermain sepakbola.

Sepanjang 90 menit waktu pertandingan saya analisa bahwa kurang lebih 70% permainan mereka dimainkan di daerah sendiri. Pemain lawan tidak dibiarkan mengembangkan permainan. Kalau mereka bilang madrid memainkan sepakbola negatif, saya menilai cara bermain barca seperti itu juga negatif.

Saya optimis barcelona punya pemain-pemain dengan skill individu yang mumpuni dan bisa mencetak lebih dari 3 gol di setiap pertandingan. Tapi yang mereka lakukan banyak sekali membuang-buang waktu di daerahnya sendiri (walaupun saya sadar bahwa itu adalah strategi mereka agar pemain lawan maju). Hal pertama yang menyebabkan ini menjadi pertandingan negatif adalah waktu banyak habis dari kaki-ke kaki di daerah pertahanan mereka sendiri, padahal kalau mereka lebih todo point saya rasa mereka akan lebih banyak menghasilkan peluang. . Hal kedua yang membuat saya memberikan penilaian negatif adalah karena permainan jadi seperti berada di sisi barca saja, tim lain cenderung tidak berkembang karena frustasi tidak pernah diberikan bola. Menurut Anda apakah suatu pertandingan menarik jika hanya satu kubu saja yang menyerang?

Apa yang Mourinho lakukan adalah hal yang wajar mengingat situasi dan kondisi timnya. Pertama, mereka punya kemampuan dalam melakukan serangan balik yang baik, terbukti di seluruh pertandingan Madrid musim lalu. Kedua, Saya rasa dengan meladeni barca untuk mengejar bola sampai ke daerah mereka sendiri adalah hal yang sia-sia. Dengan tidak meladeni mereka dengan menumpuk pemain di daerah pertahanan sendiri justru Barca menjadi berkewajiban untuk maju. Kedua hal ini lebih efektif dari pada meladeni permainan terbuka dengan Barca yang saya akui mereka lebih baik pada musim lalu.

Well, musim lalu Madrid selalu kalah dalam jumlah pemain (notabene dimana madrid bermain 10 pemain, madrid lebih banyak mengalami kekalahan), semoga musim depan Madrid bisa konsisten dan melengserkan dominasi Barca. Hala Madrid.

NB. Next Saga : Piala Super Spanyol – Juara Liga BBVA vs Juara Copa del rey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s