Reflecting or Regret

Yang namanya merefleksikan diri itu kita berhenti sejenak, melihat ke belakang apa saja kebodohan yang telah kita lakukan, kemudian beranjak, bangkit, berjalan, bahkan lari untuk melangkah ke depan.

Yang namanya menyesal kita berhenti, memikirkan apa yang telah terjadi di masa lalu, kemudian kita berlarut dalam memori yang tak lagi sesuai dengan kenyataan yang terjadi, dan kita akan terus terpaku di sana.

Kapan kamu move on? Sudah cukup menyesalnya. You can’t take back what you have done. Let the memory be part of you. Ikhlaskan semuanya, mungkin itu bukan milikmu, bukan hakmu. Percayalah bahwa kamu akan mendapatkan yang terbaik. Be brave to move on. Semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s