Edisi Voli : Hipotesis lompat dengan dua kaki

Sebelum liburan kemarin gw udah dibekali beberapa hipotesis tentang gerakan-gerakan voli. Untung aja bang nicky udah berbaik hati nemenin gw latihan setiap pagi setelah uas dan sebelum uas.

Latar belakang (kaya mau bikin TA aja haha) kenapa dinamain lompat dengan dua kaki adalah bahwa lompatnya voli sama lompat lay up nya basket berbeda jauh. Lompat voli pakai dua kaki, lompat lay up basket pake satu kaki. Selama ini kalau gw mencoba untuk spike yang dilakukan adalah lompat dengan satu kaki. Gini deh untuk membedakan konteks term kita gunakan kata LOMPAT untuk yang pakai dua kaki, dan LONCAT untuk yang pakai satu kaki.

Tujuan dari hipotesis ini adalah untuk nemuin gimana caranya supaya kalo spike bisa lompat pakai dua kaki.

Nah, hipotesisnya seperti ini :

Kalau mau spike, fokuslah untuk memposisikan diri terhadap bola dari tosser supaya berada di atas depan kita, bukan tepat di atas kepala kita, maka secara refleks kita akan lompat dengan dua kaki dan tercipta lompatan yang tinggi menjulang… dan buum!! spike sukses.

Nah hipotesis gak bakalan valid kalo gak dilakukan pengujian. Setelah dilakukan pengujian 9/10 percobaan berhasil, yang berarti 90% lompatan berhasil dengan dua kaki. Thumb rule nya suatu hipotesis berhasil ketika hasil uji coba melewati angka 70%.

Kesimpulannya, mau lompat tinggi dengan dua kaki untuk spike? Fokus memposisikan bola berada di depan atas kita. Latih terus supaya terbiasa, skipping terus supaya lompat makin tinggi, pukul-pukul bola terus supaya bola voli pas di tangan kita.

Demi olimpiade yang lebih baik hohoho >:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s