Crap, SCTV (again) mengambil alih hak siar sepakbola

Posted on Desember 23, 2011

27


Setelah siaran langsung tim nasional diambil alih oleh SCTV sejak keberlangsungan piala AFF tahun 2010, SCTV kembali bergeliat untuk mengambil pasar sepakbola lainnya. SCTV Group terdiri dari stasiun SCTV itu sendiri, Indosiar, dan Nextmedia. Mulai musim 2012/2013 sampai 2014/2015 SCTV akan menyiarkan Liga Champions dan Liga Europa yang sebelumnya dipegang oleh MNC Group (RCTI, MNCTV, Global TV).

Nyon - UEFA telah memberikan hak siar Liga Champions untuk musim 2012/2013 sampai 2014/2015 di Indonesia kepada SCTV. Selain itu, SCTV juga akan menyiarkan pertandingan Liga Europa.

Dilansir situs resmi UEFA, SCTV akan menyiarkan pertandingan-pertandingan Liga Champions melalui saluran SCTV dan Indosiar. Sedangkan untuk jaringan TV kabel akan disiarkan melalui Nexmedia. Sebelumnya, hak siar Liga Champions di Indonesia dimiliki oleh RCTI dan Indovision.

Untuk siaran Liga Champions, SCTV akan menyiarkan satu pertandingan secara langsung dan dilanjutkan dengan program highlights di tiap malam pertandingan. Selain itu, SCTV juga akan menyiarkan tiga siaran tunda di tiap pekannya.

Sementara itu, Indosiar akan menyiarkan minimal dua siaran tunda tiap pekannya. Sedangkan Nexmedia akan menyiarkan satu pertandingan secara langsung serta sisa pertandingan secara tunda.

Untuk ajang Liga Europa, SCTV juga akan menyiarkan satu laga secara langsung, dua laga secara tunda, dan program highlights. Sementara Nexmedia akan menyiarkan semua sisa pertandingan secara tunda dan satu pertandingan secara langsung.

Dalam rilis tersebut juga disebutkan UEFA mengucapkan rasa terima kasihnya pada RCTI dan Indovision yang selama ini memegang hak siar Liga Champions dan Liga Europa di Indonesia.

Crap, ini bisa berarti bencana, untuk gw pribadi secara khusus. Sejauh ini stasiun TV lokal yang pernah bergeliat dalam dunia penyiaran sepakbola hanya ANTV, MNC Group, dan SCTV Group. Untuk yang terakhir baru terdengar namanya setelah Piala Dunia 2006 di Jerman.

Ada dua jenis penyiaran sepakbola: Penyiaran relay via satelit (stasiun TV hanya menayangkan saja gambar yang diterima dari satelit) dan Penyiaran yang dikelola sendiri oleh stasiun TV terkait.

Pada Piala Dunia 2006 dan 2010, gue sebenarnya cukup puas dengan performa SCTV dalam menyiarkan ajang sepakbola terbesar di dunia itu. Walaupun bentuk penyajiannya menurut gue kurang football-friendly dan lebih komersil, tapi gue masih puas. Nilai 7 dari 10 gue berikan untuk SCTV.

Tapi ketika giliran SCTV harus mengelola sendiri siaran itu (Piala AFF, Kualifikasi Pra Piala Dunia), they’re suck!!!  Bahkan ANTV lebih baik dalam urusannya menyiarkan sepakbola lokal. Gue inget banget ketika Indonesia bertanding dan disiarkan di TV, Stadion Gelora Bung Karno tampak seperti Laut Carribean. Kabut dan asap semuanya menutupi layar televisi, pencahayaan juga buruk, persiapan kamera sangat kacau, dan pengambilan shooting gambar juga jelek, timing perpindahan scene mereka buruk. Gue dengan susah payah menikmati permainan timnas garuda kita. Gue bersyukur Sea Games tidak harus disiarkan oleh SCTV melainkan oleh RCTI. Penyajian siaran langsung RCTI menghasilkan gambar yang baik, tidak ada kabut yang terlihat. Kalau ketika menonton pertandingan di SCTV GBK seperti hanya memakai lampu neon, semuanya serba hijau, kalau siaran yang dibuat oleh RCTI terang benderang.

Secara khusus terkait Liga Champion, gue nggak rela kalau hak siar berpindah tangan dari RCTI. Rasanya sangat sakral untuk menonton Liga Champion di RCTI sejak 1998-2012. Dengan anthem song Liga Champion yang selalu bikin merinding, penyajian Liga Champion di RCTI sangat football-friendly. Yang disiarkan hanya preview-highlight-komentator-quiz secukupnya lalu siaran langsung. Nggak banyak neko-neko. Satu hal yang pasti mereka lebih berpengalaman.

Ada tiga kemungkinan besar mengapa LC nggak disiarin sama RCTI :

  1. RCTI nggak mau memperpanjang kontrak
  2. SCTV mengambil inisiasi untuk mengkontrak hak siar LC dan UL
  3. UEFA nggak mau menganggap terjadi monopoli hak siar di negara-negara pelanggan, hal yang sama terjadi ketika PD tahun 2006 diambil alih oleh SCTV

Thank you very much, SCTV  X(

No more sacred Champions League

Sayonara~

About these ads
Posted in: aktual, football