Image Training

Posted on November 22, 2011

5


“Lo lagi ngapain ki?” – tanyanya melihat gw yang sedang memainkan tongkat billiard di tempat kosong tanpa bola.

Image Training

Image Training adalah training dengan menggunakan image situasi dan kondisi yang sesungguhnya. Walaupun hanya membayangkan, namun peralatan yang dibutuhkan biasanya tetap diperlukan. Contoh image training badminton tetap butuh raket, billiard tetap perlu sticknya.

Sebenarnya dengan melakukan image training, yang terjadi adalah kita mematri secara repetitif di otak kita gerakan yang seharusnya dilakukan. Misalnya kita dapat kesempatan smash, yang kita bayangkan sebelum bermain adalah gerakan A, tapi ketika bermain kita nggak kepikiran melakukan gerakan A itu. Dengan melakukan image training, tubuh kita akan secara refleks ingat harus melakukan gerakan A ketika dapat kesempatan smash.

Begitupula dengan contoh-contoh lainnya. Billiard image training dengan stick tanpa bola. Image training spike tanpa bola di depan net. Image training receive bola sambil berdiri. Renang image training di permukaan datar, dll.

Image training merupakan turunan dari unconscious simulator, sehingga proses ini juga bisa kita sebut dengan conscious simulator. Karena dilakukan secara conscious ada baiknya proses ini dilakukan dengan orang yang ahli dalam melakukan gerakan itu, supaya kita tidak mengingat image dari gerakan yang salah. Kalau tubuh sudah terlanjur mengingat gerakan yang salah biasanya akan sulit untuk melupakannya. Solusinya? jika tubuh terlanjur mengingat gerakan tersebut maka yang harus kita lakukan adalah being a dumbass. Lupakan semua gerakan yang sudah kita ingat, lakukan kembali image training bersama orang yang tepat.

Gue nggak tahu apakah orang lain melakukan hal yang sama seperti apa yang gw lakuin. Yang gue tahu image training berdampak positif khususnya untuk gw pribadi. Semua aktivitas yang pernah gue lakuin mungkin perlu dilakukan proses ini. Mungkin contoh simpel image training yang sering kita lihat adalah ketika pebulu tangkis profesional gagal melakukan gerakan (entah itu smash, drop shot, dll) mereka suka melakukan gesture pengulangan gerakan tersebut. Mungkin ketika melakukan gesture tersebut mereka berpikir : “seharusnya pakai tenaga lebih” atau “bolanya kurang tinggi” dan lain-lain.

Review. Mungkin urutannya adalah seperti ini, dengan posisi image training setelah unconscious simulator:

Unconscious simulator -> Image Training (conscious simulator) -> Actual Training ->Daily Use